Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Renungan Harian Katolik Senin 17 April 2023 (Yohanes 3:1-8)

Renungan Harian Katolik Senin 17 April 2023

Renungan Harian Katolik Senin 17 April 2023

Hari biasa Pekan II Paskah

Kis. 4:23-31; Mzm. 2:1-3,4-6,7-9; Yoh. 3:1-8.

BcO Why. 1:1-20.

Warna Liturgi Putih

Bacaan Injil Senin 17 April 2023 - Yohanes 3:1-8

"Jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."

Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus; ia seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang kepada Yesus pada waktu malam dan berkata, “Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya.”

Yesus menjawab, kata-Nya, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya, jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.” Kata Nikodemus kepada-Nya, “Bagaimana mungkin seorang dilahirkan kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?”

Jawab Yesus, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya, jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh adalah roh. Janganlah engkau heran karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.

Angin bertiup ke mana ia mau; engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu darimana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh.”

Demikianlah Sabda Tuhan.
U. Terpujilah Kristus.

Renungan Harian Katolik - Senin 17 April 2023

Nikodemus adalah seorang Yahudi. Ia dikenal sebagai orang kaya yang patuh pada hokum taurat. Ia menemui Yesus pada malam hari, mungkin sebab ia takut dilihat orang. Ia menemui Yesus dengan maksud untuk mengenal-Nya secara lebih dekat.

Nikodemus mengenal Yesus sebagai pembuat mukjizat. Namun, Yesus menarik Nikodemus dalam sebuah lingkaran yang tidak hanya membuatnya mengenal Yesus sebagai rabi dan utusan Allah, tetapi juga mengimani Yesus sebagai Putera Allah. Untuk itu, Nikodemus dituntut lahir secara baru.

Yesus tidak menghendaki Nikodemus mengenalnya sebatas apa kata orang. Yesus menginginkan agar Nikodemus secara pribadi memiliki iman. Dilahirkan kembali berarti sebuah langkah maju dari sikap melihat, mendengar dan beriman kepada Yesus.

Dengan itu, Nikodemus akan lebih dalam mengenal siapa Yesus dan memahami karya-karya-Nya. Melalui jalan itu pula, Nikodemus dapat melihat kehadiran Kerajaan Allah.

Kitapun mungkin seperti Nikodemus. Kita mampu menjelaskan perihal siapa Yesus secara terperinci. Namun, apa yang kita ketahui itu sering kali hanya lahir dari buku-buku yang dibaca atau dari pengajaran para ahli kitab dan teolog.

Kita belum mengalami perjumpaan pribadi dengan-Nya dan mengenal Yesus secara pribadi. Kita menuntut banyak hal dari Yesus terutama tanda bahkan mukjizat dalam setiap pergumulan.

Kita perlu dilahirkan kembali. Dalam situasi apa pun, kita perlu beriman secara sungguh-sungguh. Bahkan dalam pergumulan hidup sekalipun, barangkali di sana kita pun boleh berjumpa dan mengalami betapa baiknya Tuhan.

Demikianlah Bacaan Injil dan Renungan Harian Katolik Senin 17 April 2023.

Renungan Harian Katolik.***

Baca Selengkapnya.