Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perayaan HOMS 2022, Orang Muda Katolik KAJ Gelar Acara dan Donasi Bagi Korban Gempa Cianjur

Para Romo yang memimpin Ekaristi Kaum Muda di acara perayaan HOMS 2022.

RENUNGANHARIANKATOLIK.WEB.ID - Banyak cara untuk merayakan Hari Orang Muda Sedunia (HOMS). Seperti yang dilakukan sekitar 400-an orang muda Katolik Keuskupan Agung Jakarta (KAJ). Acara digelar di Seminari Wacana Bhakti di kawasan Pejaten Jakarta Selatan pada Sabtu 26 November 2022.

"Orang Muda Katolik adalah daya hidup gereja. Vitalitas Gereja ada pada kalian. Kalau tidak ada OMK, Gereja jadi tua," demikian kalimat penutup Romo Edi dalam perayaan Ekaristi Kaum Muda dalam rangka HOMS tersebut.

Perayaan HOMS 2022 meliputi dua kegiatan yakni Perayaan Ekaristi Kaum Muda (EKM) dan Malam Keakraban. Perayaan Misa dipimpin oleh Romo Edi Mulyono SJ (Vikep KAJ), Romo Frans Kristi Adi, Pr (Sekretaris Komisi Kepemudaan KWI), Romo Andreas Subekti, Pr (Ketua Komisi Kepemudaan KAJ), dan Romo Salto Deodatus, Pr (Wakil Ketua Komisi Panggilan KAJ).


$ADS={1}

Selesai misa, para peserta bergegas menuju area malam keakraban. Di sana sudah tersedia panggung hiburan yang menampilkan lima band dan satu dance dari perwakilan dekenat dan Seminari Wacana Bhakti. Ada juga booth makan malam dan snack yang dapat diambil secara cuma-cuma dengan menukarkan kupon yang disiapkan panitia.

Sukacita Malam Keakraban HOMS 2022 ditutup dengan launching logo terbaru Komisi Kepemudaan dan sesi sharing iman dari guest star yang dipandu oleh Romo Bekti.

Malam itu, orang muda KAJ juga berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 7 juta untuk korban gempa di Cianjur, Jawa Barat melalui kolekte misa. Luar biasa lho!

Anggara Gita, Kordinator Acara HOMS KAJ 2022 mengaku, dirinya merinding.”Mungkin terdengar lebay, tapi saat itu memang persaaan saya luar biasa campur aduk, antara terpacu oleh ucapan Romo Edi, bersemangat mendengar tepuk tangan teman-teman OMK, sekaligus waswas karena hujan belum juga reda mengguyur sedari siang,” ujarnya.


$ADS={2}

Dia mengatakan HOMS sedianya digelar pada tanggal 19 November sesuai dengan kalender gereja namun namun karena satu dan lain hal, perayaan HOMS di Keuskupan Agung Jakarta terpaksa mundur satu pekan.

“Bergesernya tanggal acara tentu saja berefek pada banyak hal, salah satunya tempat acara. Pemindahan tempat acara berpengaruh ke kapasitas peserta, dan perubahan kapasitas peserta pasti mempengaruhi jumlah konsumsi yang perlu dipersiapkan. Efek domino mencapai puncaknya makanakala mata kegiatan yang sudah direncanakan sebelumnya mesti dilakukan penyesuaian. Sebagian besar yang telah dipersiapkan berubah siginfikan,” tuturnya.

Anggara Gita mengaku dirinya sempat pesimis perayaan HOMS akan terselenggara, dan kalaupun akhir tetap digelar, dia takut acaranya berantakan.”Ketakutan saya semakin menjadi-jadi di H-7 hari karena surat izin dari kepolisian urung didapat. Tetapi semuanya akhirnya selesai tepat pada waktunya,” ujarnya.


$ADS={1}

"Untung pesertanya ga dateng semua, kalau dateng semua, bisa kewalahan kita," tuturnya salah seorang teman panitia menimpali.

Namun semua kegalauan itu berakhir manis.”Puji Tuhan, acara berjalan lancar, meriah, penuh keakraban dan sukacita, walaupun ada banyak kekurangan di sana sini,” Anggara Gita melanjutkan.

Kegiatan HOMS 2022 itu menurut dia mengingatkan kisah Pernikahan di Kana, di mana Bunda Maria membantu dari balik layar, memastikan ketersediaan anggur cukup untuk seluruh undangan melalui mujizat Tuhan Yesus.”Saya merasa ada banyak campur tangan Bunda Maria dan Muzizat Tuhan yang melengkapi semuanya, sehingga HOMS 2022 berjalan lancer,” ia menambahkan.

Acara HOMS 2022 diramaikan dengan teman-teman Dekenat Selatan dan Volunteer Campus Fidei, yang dengan gagah berani menunjukan semangat "Bangkit & Bergegas".


$ADS={2}

Semangat Bangkit & Bergegas juga tampak nyata dalam diri seluruh pengisi acara. Dari YCCR yang mengiringi perayaan ekaristi, band dan dance dari Dekenat yang menghibur di Malam Keakraban, lalu Frater dan seminaris Wacana Bakti yang turut membantu selama persiapan dan di hari H, sampai para bintang tamu yang terdiri dari Sherine (Pemenang Lomba Logo Komkep), Yosua (pemenang Theme Song IYD), Gilang Gomblo (Artis), dan Tommy "2nd Chance" (Penyanyi).

Anggara Gita menambahkan, mengutip dan sedikit memodifikasi Homili Romo Bekti di perayaan EKM, "Kalau Bunda Corla aja bisa viral dan menginspirasi, Masa Bunda Maria nggak bisa?"

[SINARHARAPAN]